Kamis, 29 September 2011
bikini. seni atau pornografi?????
dalam pemilihan Miss World atau Miss Universe biasanya ada satu sesi di mana sang wanita diberi kesempatan untuk melakukan atau menjalani fase pemotretan dengan menggunakan pakaian bikini atau pakaian renang. Hal ini dipandang oleh sebagian orang Indonesia sebagai seni sedangkan oleh sebagian orang juga sebagai tindakan pornografi. dampaknya finalis asal Indonesia selalu bermasalah dalam mengikuti event ini. menurut Blogger's pantaskah Wanita Indonesia memakai bikini dalam konteks seperti ini???????????????????????????????????????
membawa Rajaampat ke pentas dunia
dulunya mendengar Rajaampat, semua oang pasti tidak tahu di mana daerah itu berada.... tetap sekarang ketika namaRajaampat disebut maka semua orang dunia pasti mengenal tetapi belum tentu di Inonesia semua rang mngetahuinya.
dalam seminar yang dilakukan oleh FTI-UKSW diperkenalkah bagi komunitas Akademisi Indonesia yang ada di kampus hijau UKSW. setelah diikuti barulah banyak yang tahu bahwa wilayah Rajaampat merupakan warisan alam yang sangat luar biasa kaya dan menyimpan pesona bahari yang sangat menakjubkan.
Potensi laut yang dimiliki daerah ini baru saja dikembangkan padahal daerah ini sudah ada sejak lama. hal ini menunjukan kepada kita bahwa kekayaan budaya yang dimiliki oleh bangsa ini tidak secara jeli diperhatikan dan dikembangkan. dalam paparan materi yang disampaikan baik oleh pemerintah kabupaten maupun pihak pakar yang ada di lingkungan kampus UKSW menunjukan bahwa ada begitu banyak hal yang diperlukan untuk lebih lagi mengembangkan akan Rajaampat dan bisa menjadi salah satu tempat wisata primadona yang ada di Indonesia. kesiapan-kesiapan menuju ke hal itu misalnya SDM yang harus terus dikembangan. ole karena itu, setiap kita bertanggung jawab untuk memperkenalkan akan seluruh potensi yang kita miliki... ada banyak tempat yang saat ini belum terjamah dan perlu kita sebagi generasi saat ini melihat dan mengembangkan seluruh potensi yang ada tersebut
dalam seminar yang dilakukan oleh FTI-UKSW diperkenalkah bagi komunitas Akademisi Indonesia yang ada di kampus hijau UKSW. setelah diikuti barulah banyak yang tahu bahwa wilayah Rajaampat merupakan warisan alam yang sangat luar biasa kaya dan menyimpan pesona bahari yang sangat menakjubkan.
Potensi laut yang dimiliki daerah ini baru saja dikembangkan padahal daerah ini sudah ada sejak lama. hal ini menunjukan kepada kita bahwa kekayaan budaya yang dimiliki oleh bangsa ini tidak secara jeli diperhatikan dan dikembangkan. dalam paparan materi yang disampaikan baik oleh pemerintah kabupaten maupun pihak pakar yang ada di lingkungan kampus UKSW menunjukan bahwa ada begitu banyak hal yang diperlukan untuk lebih lagi mengembangkan akan Rajaampat dan bisa menjadi salah satu tempat wisata primadona yang ada di Indonesia. kesiapan-kesiapan menuju ke hal itu misalnya SDM yang harus terus dikembangan. ole karena itu, setiap kita bertanggung jawab untuk memperkenalkan akan seluruh potensi yang kita miliki... ada banyak tempat yang saat ini belum terjamah dan perlu kita sebagi generasi saat ini melihat dan mengembangkan seluruh potensi yang ada tersebut
Senin, 26 September 2011
teknologi informasi dalam konteks budaya
kemajuan ilmu teknologi dipandang sebagai salah satu sarana yang turut mempengaruhi akan penggunaan nilai-nilai budaya yang telah ditanamkan dalam hidup manusia sejak zaman leluhur. Budaya yang timbul di zaman leluhur tersebut merupakan hasil proses dari pemaknaan akan nilai-nilai kehidupan yang berlangsung dalam konteks para leluhur tersebut. budaya-budaya yang diciptakan itu tentu memiliki nilai atau norma yang cenderung menata seluruh aspek kehidupan manusia. nilai-nilai atau norma budaya yang dimiliki itu menjadi sebuah warisan yang sangat bermanfaat dan terus berkembang setiap saat.
perkembangan budaya ini ternyata harus berhadapan dengan konteks perkembangan teknologi dan informasi yang terjadi secara mengglobal dalam hidup manusia. pengaruh perkembangan zaman tidak bisa dipungkiri akan turut serta merubah perilaku manusia baik secara individu maupun perilaku manusia secara kelompok.
memang benar bahwa teknologi informasi ini juga merupakan hal penting dalam menunjang kualitas hidup manusia, tetapi yang sangat disayangkan adalah terkadang manusia pun harus menggunakan semua teknologi informasi tersebut secara tidak wajar dan berlebihan. nilai-nilai kehidupan manusia tidak dijadikan sebagai filter dalam menanggapi akan perkembangan tersebut.manusia kemudian harus terjerumus dalam hal-hal yang tidak benar dan kemudian teknologi informasi dijadikan sebagai alasan dari segala sesuatu yang terjadi.
apa yang telah diberikan oleh para leluhur berupa nilai-nilai atau norma yang menjadi pengontrol hidup manusia tidak digunakan secara baik. oleh karena itu yang harus disalahkan adalah manusia pengguna dari teknologi informasi ini bukan teknologinya karena yang membuat teknologi informasi tersebut adalah manusia itu sendiri.
oleh karena itu cintailah budaya negeri yang menjadi warisan para leluhur sekaligus sebagai filterisasi dalam menghadapi globalisasi dan perkembangan zaman
perkembangan budaya ini ternyata harus berhadapan dengan konteks perkembangan teknologi dan informasi yang terjadi secara mengglobal dalam hidup manusia. pengaruh perkembangan zaman tidak bisa dipungkiri akan turut serta merubah perilaku manusia baik secara individu maupun perilaku manusia secara kelompok.
memang benar bahwa teknologi informasi ini juga merupakan hal penting dalam menunjang kualitas hidup manusia, tetapi yang sangat disayangkan adalah terkadang manusia pun harus menggunakan semua teknologi informasi tersebut secara tidak wajar dan berlebihan. nilai-nilai kehidupan manusia tidak dijadikan sebagai filter dalam menanggapi akan perkembangan tersebut.manusia kemudian harus terjerumus dalam hal-hal yang tidak benar dan kemudian teknologi informasi dijadikan sebagai alasan dari segala sesuatu yang terjadi.
apa yang telah diberikan oleh para leluhur berupa nilai-nilai atau norma yang menjadi pengontrol hidup manusia tidak digunakan secara baik. oleh karena itu yang harus disalahkan adalah manusia pengguna dari teknologi informasi ini bukan teknologinya karena yang membuat teknologi informasi tersebut adalah manusia itu sendiri.
oleh karena itu cintailah budaya negeri yang menjadi warisan para leluhur sekaligus sebagai filterisasi dalam menghadapi globalisasi dan perkembangan zaman
Langganan:
Postingan (Atom)